Home » » Mengenal Sistem Dropship (Pengertian dan Skema)

Mengenal Sistem Dropship (Pengertian dan Skema)

Written By du on Rabu, 17 September 2014 | 05.21

Bagi anda yang sering melakukan jual beli via online mungkin tidak asing lagi mendengar kata dropship. Ya dropship merupakan sistem penjualan online dimana si penjual tidak menyimpan stok barang, dan ketika penjual mendapatkan pesanan, penjual tersebut langsung meneruskan pesanan dan data pengiriman barangnya ke supplier.

Sistem dropship merupakan sistem penjualan yang menguntungkan baik untuk supplier maupun untuk penjual (dropshiper). Bagi supplier dengan menawarkan sistem dropship bisa memperluas pangsa pasar sehingga bisa menjaring banyak mitra dalam memasarkan produknya, tentunya ini dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Sedangkan bagi penjual (dropshipper) dropship merupakan sebuah bisnis yang bisa dimulai tanpa harus memiliki banyak modal awal dan tanpa harus repot-repot mempacking barang, yang perlu dilakukan hanya menawarkan produk baik secara online maupun offline.

Supaya anda lebih mengenal sistem dropship berikut ini 3 istilah yang sering anda jumpai dalam dunia bisnis online.

  • Dropshipper adalah penjual produk yang bertugas memasarkan dan mempromosikan produk secara online agar mendapatkan pembeli, ketika menerima pesanan dari pembeli maka dropshiper meneruskannya kepada supplier/produsen dengan menyertakan data dan alamat dari pembeli.
  • Supplier adalah pihak yang memiliki produk. Supplier disini bisa produsen, distributor maupun grosiran yang memiliki tugas dalam penyediaan barang, pempackingan hingga pengiriman barang kepada pembeli.
  • Pembeli yaitu orang yang membeli barang via dropshipper, dan membayar melalui dropshipper serta menunggu barang dari supplier setelah dikonfirmasi terlebih dahulu oleh dropshipper.
Anda berminat berbisnis dengan menjadi dropshipper, simak yuks alur sistem dropship berikut ini.



1. Melakukan promosi produk (yang Anda dapatkan dari supplier) bisa melalui website/blog, jejaring sosial seperti facebook/twitter, forum jual beli seperti kaskus, marketplace seperti tokopedia, bukalapak,  olx, berniaga, dll, BBM, maupun offline.
2. Ketika ada konsumen yang melakukan pemesanan produk, Anda cek stok di supplier beserta tarif ongkos kirim.
3. Konsumen membayar produk sesuai dengan harga yang Anda berikan kepada konsumen ditambah dengan ongkos kirim.
4. Setelah Anda menerima pembayaran dari konsumen, Anda meneruskan informasi kepada supplier dan membayar kepada supplier sesuai harga yang ditentukan sebelumnya dan ditambah ongkos kirim
5. Supplier melakukan mempackingan barang dan mengirim paketan produk kepada konsumen Anda atas nama Anda

Akhirnya dapat kita simpulkan bahwa dropship merupakan salah satu jawaban bagi siapa saja yang ingin berjualan tetapi tidak memiliki modal awal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Dalam sistem dropship yang anda perlukan hanya kemauan, tekad dan kerja keras yang dibarengi dengan doa. Anda tidak perlu memikirkan stok, packing barang, pengiriman barang hingga sewa gudang atau toko. yang anda lakukan hanya promosi dan menawarkan produk yang akan di jual pada pelanggan anda atau target pasar anda baik secara offline maupun online.
Share this article :

2 komentar:

  1. menjalankan bisnis dropship lebih menguntungkan, namun saya masih ragu untk menjalaninya..

    BalasHapus
  2. Mantap nih info, akhir nya ngerti juga tentang dropship. makasih nih kak info nya :)
    @defrianda(1822500014)
    jangan lupa kunjungi website ini yah demi tugas kuliah saya, mohon di acc ya kak :) https://www.atmaluhur.ac.id/
    ISB atma luhur

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : MG Blog Maker | Skoolpen Shop | Partner
Copyright © 2013. Blog Supplier Toko - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger